Homeschooling in Jakarta on Rise

Homeschooling Jakarta (Jakarta Academics)

This article highlights some of the media coverage on the rise of homeschooling in Jakarta city. In the last couple of years, there has been news on this topic covering real-life stories on homeschooling experience. Local and English newspapers have shown interest in bringing such stories to the audience.

These stories are based on individual interviews with parents and children about their experience of homeschooling. We take a brief look at some of the very interesting and inspiring examples:

  • A 6 years old boy was expelled from his school without a reasonable explanation. His mother, Ferdias Bookelmann told Jakarta Post – “Homeschooling is what we feel is the best for our son. We see that he has an interest in art, science, architecture, and entrepreneurship and we want to facilitate his passion.”
Jakarta Academics Homeschooling primary field trip - students' outdoor learning
jakarta_academics_homeschooling_lower_secondary_students
  • Alfa, a 13 years old girl from Semarang, Central Java speaks 7 languages and enjoys homeschooling. She explained it well – “Imagine you are sitting at an empty dining table and your stomach is empty, where then this encourages you to search the menu and pick whatever you want to eat according to your taste. But imagine again that the table is already filled with dishes, preventing you from choosing what you prefer. Even if you do not like the dishes presented in front of you or worse are allergic to the dishes, you still have to consume what’s offered.”
  • Indrawaty Tio, a mother found that her son, Mateo had difficulties to sit in a classroom when he was sent to the first-year preschool. Some of her friends suggested her homeschooling option. She said, “After a couple of years, Mateo showed significant progress and seemed to enjoy his time learning at home. It is easier to teach him good habits, such as honesty and responsibility through homeschooling.
All of these examples describe how homeschooling can be beneficial to children as well as parents. As we can see lots of changes in our lives in recent years, the traditional education system is not an exception.

Recent Post

Homeschooling in Jakarta: How Students Stay Social, Active, and Connected

When parents begin exploring homeschooling in Jakarta, one question often comes to mind:

“Will my child still have opportunities to socialise?”

It’s a completely understandable concern. School is not just where children study – it’s also a place where children build friendships, learn to collaborate with others, and develop confidence through everyday interactions.

At Jakarta Academics, we believe homeschooling should never feel isolating. That’s why our program combines flexible academic learning with regular enrichment activities, allowing students to stay socially connected while benefiting from a personalised education.

In other words, students enjoy the flexibility of homeschooling without missing out on the social side of learning.

A Space for Students to Connect

A common misconception about homeschooling is that students spend most of their time learning alone. In reality, when designed well, homeschooling can offer many opportunities for social interaction.

At Jakarta Academics, our enrichment program allows students to meet regularly, spend time together, and build friendships outside their academic sessions.

These activities create a relaxed and welcoming environment where students can:

  • interact with peers
  • develop teamwork and communication skills
  • form friendships beyond the classroom

For many students, these moments become some of the most enjoyable parts of their learning journey.

Staying Active Through Sports

Physical activities are an important part of both social development and overall wellbeing. Through our enrichment program, students regularly participate in sports together, including:

  • Tennis
  • Futsal
  • Basketball
  • Badminton

Sports naturally encourage teamwork, communication, and confidence. Whether students are playing competitively or simply enjoying the game together, these activities provide a space where friendships will grow naturally.

Sometimes, the best connections happen off the screen and on the court.

Learning Practical Life Skills: Financial Literacy

Education should also prepare students for life beyond school. That’s why our enrichment program includes sessions on financial literacy.

Students are introduced to essential concepts such as:

  • understanding money and spending habits ● basic saving and budgeting principles
  • developing responsible financial behaviour

These lessons help students begin building the awareness and independence they will need as they move toward university and adulthood.

A Balanced Homeschooling Experience

At Jakarta Academics, homeschooling is designed to support both academic success and personal development.

Students benefit from flexible learning while still having opportunities to:

  • socialise with peers
  • stay physically active
  • develop real-world skills

This balanced approach ensures students are not only prepared for university, but also growing into confident, well-rounded individuals.

 

For parents exploring homeschooling options in Jakarta, this means knowing that their child is part of a learning environment where they can study, connect, and grow together.

 

Speak With Our Admission Team

Every child’s learning journey is different, and choosing the right education pathway is an important decision.

If you would like to learn more about homeschooling at Jakarta Academics, our Admission Team would be happy to guide you through the program, enrichment activities, and university preparation pathways.

Contact our Admissions Team today to schedule a consultation and discover how Jakarta Academics supports both academic success and meaningful student experiences.

sekolah internasional Bali

Anak Kurang Mendapat Perhatian di Kelas Besar? Microschool Kini Hadir di Bali

Pernah merasa anak kita sebenarnya pintar, tapi seperti tenggelam di kelas yang terlalu ramai? Guru baik, fasilitas oke, tapi karena muridnya banyak, perhatian jadi terbagi. Akhirnya anak yang butuh support lebih malah jadi kurang terpantau.

Kalau ini yang sedang Anda rasakan, mungkin sudah waktunya kenal lebih dekat dengan konsep microschool  dan kabar baiknya, sekarang sudah hadir di Bali.

Kenapa Kelas Besar Jadi Tantangan?

Di sekolah konvensional, satu kelas bisa diisi 25–35 siswa. Artinya, waktu guru untuk setiap anak sangat terbatas.

Beberapa hal yang sering terjadi:

  • Anak yang pemalu jadi makin diam
  • Anak yang cepat belajar jadi kurang tertantang
  • Anak yang butuh waktu lebih jadi tertinggal
  • Guru fokus ke kurikulum, bukan kebutuhan personal

Bukan berarti sistem lama salah. Tapi faktanya, setiap anak itu beda. Gaya belajar beda. Kecepatan paham beda. Minatnya pun beda.

Microschool: Sistem Belajar dengan Perhatian Lebih Personal

Microschool hadir dengan konsep kelas kecil (small group), biasanya hanya beberapa siswa dalam satu kelas. Dengan jumlah murid yang lebih sedikit, guru bisa benar-benar mengenal setiap anak.

Di JA School Bali, pendekatan ini dibuat supaya:

  • Anak lebih percaya diri untuk bertanya
  • Guru bisa menyesuaikan cara mengajar sesuai karakter siswa
  • Pembelajaran lebih interaktif, bukan hanya duduk dan mendengar
  • Fokus bukan cuma nilai, tapi juga perkembangan karakter dan skill

Jadi bukan sekadar sekolah kecil, tapi sistem belajar yang lebih dekat dan lebih peduli.

Cocok untuk Anak Seperti Apa?

Microschool biasanya sangat cocok untuk:

  • Anak yang butuh perhatian lebih
  • Anak yang cepat bosan di kelas besar
  • Anak yang punya minat khusus dan ingin dikembangkan
  • Orang tua yang ingin lebih terlibat dalam perkembangan anak

Karena suasananya lebih nyaman dan tidak terlalu formal, anak biasanya lebih enjoy. Belajar jadi terasa seperti eksplorasi, bukan tekanan.

Kenapa Microschool Jadi Tren di Bali?

is IGCSE difficult

Bali punya komunitas yang unik banyak keluarga lokal maupun internasional yang mencari sistem pendidikan fleksibel, global, dan tetap personal.

Orang tua sekarang tidak hanya bertanya: “Nilainya berapa?”

Tapi juga: “Anak saya berkembang tidak? Dia percaya diri tidak? Dia siap menghadapi masa depan tidak?”

Microschool menjawab pertanyaan itu dengan pendekatan yang lebih relevan dengan kebutuhan zaman sekarang.

Belajar Lebih Dekat, Berkembang Lebih Cepat

Bayangkan anak Anda berada di lingkungan belajar yang:

  • Gurunya benar-benar mengenal karakternya
  • Punya ruang untuk bertanya dan berekspresi
  • Tidak merasa tertinggal atau terlalu tertahan
  • Didorong untuk berpikir kritis dan mandiri

Itulah tujuan microschool hadir di Bali.

Karena pada akhirnya, pendidikan bukan soal siapa yang paling cepat selesai materi. Tapi siapa yang paling siap menghadapi masa depan.

Kalau Anda ingin tahu apakah sistem microschool cocok untuk anak Anda, mungkin sekarang waktu yang tepat untuk cari tahu lebih jauh.

Karena setiap anak berhak mendapatkan perhatian yang cukup — bukan hanya tempat duduk di kelas.

Sekolah international

Micro School Internasional di Bali: Pilihan Sekolah yang Lebih Personal untuk Anak Anda

Sekarang ini, Bali bukan cuma dikenal sebagai tempat liburan. Banyak keluarga dari berbagai negara memilih tinggal di sini, dan otomatis kebutuhan akan sekolah internasional yang berkualitas juga semakin meningkat. Tapi orang tua zaman sekarang tidak hanya mencari sekolah internasional saja. Mereka juga ingin tempat belajar yang nyaman, personal, dan benar-benar memperhatikan perkembangan anak.

Di sinilah konsep micro school mulai banyak dilirik. Dan Jakarta Academics di Bali menjadi salah satu pilihan yang menarik untuk dipertimbangkan.

Sebenarnya, Apa Itu Micro School?

Kalau disederhanakan, micro school adalah sekolah dengan jumlah siswa yang lebih sedikit di setiap kelas. Jadi bukan kelas besar dengan puluhan murid, melainkan kelas kecil yang membuat guru bisa lebih fokus ke masing-masing anak.

Dengan sistem seperti ini, anak tidak hanya duduk, mendengarkan, lalu pulang. Mereka lebih aktif berdiskusi, lebih berani bertanya, dan lebih diperhatikan perkembangan akademik maupun karakternya.

Banyak orang tua menyukai konsep ini karena anak merasa lebih “dikenal”, bukan sekadar menjadi salah satu nama di daftar absensi.

Kenapa Konsep Ini Cocok di Bali?

Bali punya komunitas yang sangat beragam. Ada keluarga lokal, ekspatriat, digital nomad, hingga keluarga yang sering berpindah negara. Kondisi seperti ini membuat sekolah perlu lebih fleksibel dan adaptif.

Model micro school internasional seperti yang diterapkan Jakarta Academics memberikan kombinasi yang pas: kurikulum berstandar global, tapi dengan pendekatan belajar yang lebih personal.

Anak tetap mendapatkan kualitas pendidikan internasional, namun dalam suasana yang lebih hangat dan tidak kaku.

Jakarta Academics Bali: Sekolah Internasional dengan Pendekatan Lebih Dekat

is IGCSE difficult

Jakarta Academics di Bali menawarkan kurikulum internasional yang diakui secara global, sehingga siswa memiliki kesempatan besar untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Namun yang membuatnya berbeda bukan hanya kurikulumnya. Lingkungan belajarnya dirancang agar siswa merasa nyaman, percaya diri, dan didukung secara maksimal. Dengan kelas yang lebih kecil, guru bisa memahami gaya belajar setiap anak dan membantu mereka berkembang sesuai potensinya.

Selain itu, suasana multikultural di sekolah juga membantu anak terbiasa dengan lingkungan global sejak dini. Mereka belajar bukan hanya dari buku, tapi juga dari interaksi dan pengalaman.

Pendidikan Bukan Hanya Soal Nilai

Saat ini, banyak orang tua mulai sadar bahwa pendidikan bukan hanya soal ranking atau angka di rapor. Yang lebih penting adalah bagaimana anak bisa berpikir kritis, percaya diri, mampu berkomunikasi dengan baik, dan siap menghadapi dunia yang terus berubah.

Konsep micro school membantu menciptakan lingkungan yang mendukung hal-hal tersebut. Anak tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada pengembangan diri secara menyeluruh.

Bagi keluarga yang tinggal di Bali atau sedang mempertimbangkan pindah ke Bali, memilih sekolah internasional dengan pendekatan yang lebih personal seperti Jakarta Academics bisa menjadi langkah yang tepat untuk masa depan anak.

Kunjungi dan Rasakan Langsung Pengalamannya

Memilih sekolah adalah keputusan besar. Karena itu, melihat dan merasakan langsung suasana belajarnya sangat penting.

Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang Jakarta Academics Bali atau ingin menjadwalkan kunjungan, tim kami siap membantu Anda mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

Karena pada akhirnya, memilih sekolah bukan hanya tentang hari ini tetapi tentang masa depan anak Anda.